|
Kabupaten -
Kab. Solokselatan
|
|
Monday, 13 February 2012 20:35 |
 Kantor Bupati Solok Selatan Padang Aro, SitinjauNews - Masyarakat Jorong Simancuang, Kecamatan Alam Pauh Duo, Kabupaten Solok Selatan kecewa dengan pengerjaan jalan yang dilakukan pemerintah kabupaten setempat. "Kami sangat kecewa dengan proses pengerjaan pengerasan jalan yang dilakukan oleh Dinas PU," kata Wali Nagari Alam Pauah Duo Zainal Abidin
didampingi Kepala Jorong Simancuang Jalaludin Datuak Rajo Dilelo, di Padang Aro, Senin (13/2). Dia mengatakan, dari bantuan yang dijanjikan untuk pengerasan jalan mulai dari Jorong Kasiak Putiah Nagari Lubuak Gadang Selatan sampai Jorong simancuang sejauh 1.500 meter. Tapi, dari 1.500 tersebut yang dikerjakan Dinas PU hanya sepanjang 700 meter. Dia menyebutkan, serahterima pengerjaan pengerasan jalan juga tidak melibatkan Wali Nagari ataupun pemuka masyarakat setempat. Ia mengungkapkan, hingga sekarang jalan menuju Jorong Simancuang sangat sulit dilalui kendaraan roda empat atau sepeda motor, terlebih saat musim hujan karena masih berupa tanah sangat licin dan berbahaya. Dengan sulitnya akses jalan tersebut, berdampak pada sulitnya masyarakat setempat untuk membawa hasil bumi mereka ke pasar. Dia mngungkapkan, sebagian besar masyarakat Simancuang bekerja sebagai petani dengan luas sawah sekitar 250 hektare. Masing-masing Kepala Keluarga (KK) dalam sekali panen bisa menghasilkan 1.500 kilogram beras. Sedangkan jumlah KK yang ada di Jorong Simancuang saat ini 184 dengan jumlah penduduk 930 jiwa. Dia menambahkan, dengan buruknya akses jalan ke Jorong Simancuang juga berdampak pada pendidikan. "Dengan jalan yang sulit ditempuh, para guru sering terlambat datang ke sekolahh, dan masyarakat sudah sering memperingati guru tersebut tapi tidak di hiraukan," katanya. (*)
|