 KTM Lunang Silaut Memasuki Tahap IV Painan, SitinjauNews - Pemerintah telah mengucurkan dana Rp36,5 miliar dari total Rp100 miliar yang dianggarkan dalam APBN untuk pembangunan Kota Terpadu Mandiri (KTM) Lunang Silaut di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat yang saat ini sudah memasuki tahap IV. "Hingga tahun ini pembangunan KTM Lunang Silaut sudah memasuki
tahap IV. Khusus tahap ini, pemerintah pusat mengucurkan dana Rp11 miliar. Kita berharap dengan selesainya pembangunan nantinya dapat memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat setidaknya masyarakat sekitar KTM," kata Bupati Pesisir Selatan Nasrul Abit di Painan, Minggu. Kucuran dana tahun ini, katanya, akan digunakan untuk melengkapi segala sarana dan prasarana yang dibutuhkan, seperti Puskesmas, sekolah, terminal, pusat perbelanjaan, termasuk sarana jalan. Rincian dana yang telah dikucurkan pemerintah pusat untuk pembangunan KTM yakni tahun 2009 Rp6,5 miliar, dilanjutkan pada tahun 2010 Rp12,5 miliar dan tahun ini Rp11 miliar. "Harapan Presiden, melalui KTM ini masyarakat yang tinggal di ujung paling selatan kabupaten ini dapat cepat maju dengan perekonomiannya yang baik," tutur Nasrul. Untuk pembangunan itu, pemerintah menganggarkan Rp100 miliar dalam APBN yang dikucurkan secara bertahap mulai tahun 2008. Sesuai rencana, KTM dibangun pada lahan 20 hektar yang disediakan pemerintah kabupaten, sedangkan segala sarana dan prasarana penunjang lainnya dibiayai pemerintah pusat melalui dana yang dianggarkan melalui APBN. "Kita juga berharap dengan dijadikannya kecamatan ini sebagai lokasi pembangunan KTM, maka akan terjadi perkembangan yang cukup pesat di masa datang bagi masyarakat sekitar," ucap Nasrul lagi. Menurut dia, harapan itu tidaklah berlebihan, sebab Kecamatan Lunang Silaut memang berada pada tiga jalur yang cukup strategis, yakni di persimpangan tiga provinsi Jambi, Bengkulu dan Sumbar. Selain itu, tambahnya, Kecamatan Lunang Silaut merupakan pusat pengembangan perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Pesisir Selatan. Daerah tersebut merupakan kawasan transmigrasi yang telah mulai berkembang. (*)
|