 Sungai Batang Hari Dharmasraya, SitinjauNews - Tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Dharmasraya, polisi dan serta masyarakat masih melanjutkan pencarian terhadap jasad Eko Suseno (30) yang terseret arus Sungai Batanghari.
"Kini tim dengan menggunakan perahu karet serta dibantu masyarakat
menggunakan mesin tempel terus melakukan penyisiran aliran sungai Batanghari di Nagari Batu Rijal, Kecamatan Padang Lawas, Dharmasraya," kata Kepala BPBD Dharmasraya, Muharmison ketika dikomfirmasi dari Padang, Kamis. Menurut dia, pencarian korban untuk tahap pertama akan berlaku selama tiga hari, jika masih belum ditemukan akan diperpanjang dua hari lagi.
Peristiwa hanyut seorang petani Eko Suseno (30) warga Sungai Atang di aliran sungai Batanghari Nagari Batu Rijal, Dharmasraya, terjadi pada Rabu siang.
Ketika itu, korban hendak menyeberangi sungai batanghari bersama seorang rekannya Anton (27) dengan menyisir tumpukan batu tetapi tergelincir dan terjatuh ke sungai itu.
Nasib malang itu, saat tergelincir teman korban tak dapat berbuat banyak karena tidak bisa berenang, begitu juga tak mampu melawan arus karena tak pandai berenang.
Wali Nagari Batu Rijal Burhanudin HS, ketika dikomfirmasi melalui telepon selulernya membenarkan dapat laporan ada warga hanyut di wilayahnya.
Ketetangan dari teman korban yang selamat Anton (27), mereka berdua akan menyeberangi sungai untuk mencari rumput pakan ternak.
Akibat korban tidak pandai korban tengelam, meskipun kondisi debit air sungai Batanghari saat ini dangkal.
Burhan mengatakan, setelah mendapatkan laporan dari teman korban, masyarakat langsung melakukan pencarian dan melaporkan kajadia kepada pihak Kecamtan, kepolisian dan BPBD kabupaten. Pencarian dilakukan dengan menyelamat pada beberapa titik secara manual dan sebagian berpatroli ke arah muara sungai Batanghari.
Menurut dia, minimnya alat perlengkapan dalam proses pencarian jasad korban, menyebabkan sampai saat ini korban belum berhasil ditemukan.
Upaya lain dilakukan, telah melibatkan orang pintar (dukun, red) dalam pencarian, namun sampai saat berita ini diturunkan belum ada tanda-tanda keberhasilan. (*)
|